Tampilkan postingan dengan label Update. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Update. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Desember 2012

Perbaikan Jalan Pantura Timur

Fortuner SUV Terbaik. Perbaikan Jalan Pantura Timur, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan pembetonan dipastikan selesai sebelum Hari Natal, kata Kepala Kantor Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Trengguli-Kudus-Pati-Batas Kota Rembang, Suwito.

"Hingga kini, realisasi pekerjaan dari dua paket pekerjaan jalan sudah hampir 90 persen. Ditargetkan pada pertengahan Desember 2012 sudah selesai semuanya," katanya di Pati, Jumat.

Ia memastikan bahwa arus lalu lintas yang melintasi Jalan Pantura Timur baik saat Natal maupun Tahun Baru tidak akan terganggu oleh perbaikan jalan karena sudah selesai semuanya. Target pekerjaan, katanya, harus sudah selesai pada pertengahan Desember 2012, setelah target awal selesai pada pertengahan November 2012 gagal ditepati.

"Jika perbaikan jalan tidak selesai setelah perpanjangan waktu hingga pertengahan Desember 2012 maka pelaksana proyek akan dikenai denda," katanya. Proyek perbaikan jalan sepanjang lima kilometer tersebut, dikerjakan mulai 19 Maret 2012 sesuai dengan surat perintah membayar (SPM) proyek.

Perbaikan jalan dengan pembetonan tersebut, meliputi dua paket yang dikerjakan oleh dua kontraktor berbeda. Paket pertama dengan panjang jalan 2,4 kilometer dan paket kedua sepanjang 2,6 kilometer. Perbaikan jalan, dimulai dari Jalan Pati-Semarang kilometer 94,500 hingga kilometer 89,560.

Pekerjaan paket pertama, katanya, sudah terealisasi 90 persen dan paket kedua terealisasi 87 persen. "Perbaikan jalan dengan pembetonan sudah mencapai 100 persen untuk kedua paket tersebut," katanya. Saat ini, kata dia, pekerjaan hanya menyelesaikan pengaspalan untuk sisi kanan dan kiri jalan.

Ia mengatakan, dengan perbaikan jalan tersebut, maka lebar jalan menjadi 11 meter yang tujuh meter di antaranya dibeton, sedangkan sisi kanan dan kiri diperbaiki melalui pengaspalan dengan lebar sisi kanan dan kiri, masing-masing dua meter.

Terkait dengan tanggul yang rusak, katanya, akan dipantau agar saat serah terima, kerusakan serupa tidak terjadi. Setelah serah terima pekerjaan, katanya, masa pemeliharaan jalan selama dua tahun.
READ MORE ~>> Perbaikan Jalan Pantura Timur

Selasa, 12 Juli 2011

Pada era globalisasi

Pada era globalisasi, persaingan dalam segala bidang, termasuk dalam dunia kerja, semakin ketat sehingga diperlukan strategi jitu untuk memenangkannya. Salah satunya adalah dengan mengembangkan sikap kreatif dan inovatif disertai karakter yang baik oleh institusi pendidikan.
Masuk ke dunia luar tidak cukup hanya dengan "hard skill".

Demikian diungkapkan Rektor Universitas Bina Nusantara Prof Harjanto Prabowo dalam diskusi "Strategi Memenangkan Persaingan Global dalam Dunia Kerja" di kampus Binus, Selasa (12/7/2011). Menurut dia, pembentukan sikap kreatif, inovatif, dan karakter seseorang sangat dipengaruhi banyak faktor, di antaranya lingkungan, keluarga, serta pendidikan.

Harjanto mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia pun mulai berupaya memperbaiki kualitas pendidikan dengan berbagai cara, seperti pendidikan gratis untuk enam tahun masa pendidikan dasar, peningkatan gaji guru, serta pemberian bantuan biaya operasional sekolah.

Namun, upaya tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat kualitas pendidikan di Indonesia terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Hal itu dapat dilihat dari data peringkat Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index), UNESCO, Indonesia menempati urutan ke-111 dari 172 negara (2011), ke-109 (1999), dan ke-99 (1997).

"Perlu upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah dan swasta dalam sistem pendidikan. Karena kami tidak hanya akan mencetak manusia-manusia pintar, tetapi juga manusia yang memiliki karakter yang baik, inovatif, dan kreatif sehingga mampu bersaing dengan negara lainnya," ujar Harjanto.

"Prestasi akademik yang gemilang dan tingkat intelektual yang tinggi tanpa disertai karakter yang baik tidak menjamin manusia tersebut berhasil di tengah masyarakat," katanya.

Melihat urgensi tersebut, lanjut Harjanto, Binus sejak enam tahun lalu berusaha fokus terhadap terhadap pendidikan karakter. Binus memasukkan pendidikan karakter ke dalam mata kuliah yang diterapkan dalam 26 program studi. Selain masuk ke dalam kurikulum, pendidikan karakter juga diterapkan dalam program corporate social responsibility (CSR) melalui Teach for Indonesia (TFI).

"Program ini juga melibatkan para mahasiswa dari berbagai program untuk menjadi sukarelawan dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan," tuturnya.

Saat ini, TFI sudah bekerja sama dengan beberapa institusi dan terbuka bagi masyarakat dan institusi yang ingin ikut serta dalam berbagai kegiatan. Harjanto mengatakan, selama ini pembentukan karakter yang diterapkan di seluruh program studi tersebut meliputi employability skill yang termasuk di dalamnya tentang religi, serta entrepreneur skill dan nasionalisme.

"Masuk ke dunia luar tidak cukup hanya dengan hard skill. Kami menyadari, persaingan dalam segala bidang semakin ketat dan untuk dapat memenangkannya perlu mengembangkan sikap kreatif dan inovatif disertai dengan karakter yang baik," kata Harjanto. Demikian catatan online anabp86 yang berjudul Pada era globalisasi.
READ MORE ~>> Pada era globalisasi

Kamis, 26 Mei 2011

Perlakuan terhadap truk di tol dalam kota

Rapat koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian sejak Kamis sore hingga malam membahas perlakuan terhadap truk di tol dalam kota belum menghasilkan solusi untuk angkutan truk. "Rapat dilanjutkan pada hari Jumat pukul 14.00," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa seusai rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (26/5/2011) malam.

Tampak hadir dalam rapat koordinasi itu antara lain Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan perwakilan dari Polri. Senada dengan Hatta, Menteri Perhubungan (Menhub) mengatakan, masalah tersebut akan dibahas lebih lanjut pada hari Jumat. "Kita pending besok pukul 14.00. Kita rapat lagiJumat secara menyeluruh karena hari Kamis Organda tidak ikut rapat," katanya.

Ia menyebutkan, dalam rapat tersebut, perwakilan dari Polri menjelaskan hasil pembatasan operasional angkutan truk selama ini. "Memang jalanan jadi lancar. Ada kenyamanan bagi pengendara selain truk," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi menjelaskan, pihaknya akan tetap membatasi operasional truk di wilayahnya. "Kesepakatan terakhir bahwa kami juga membatasi penggunaan jalan Kebon Nanas dari pukul 05.00 hingga 10.00 dan untuk keluar tol BSD dan lainnya pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00. Itu akan diuji coba mulai hari Jumat," katanya. Namun berdasarkan keputusan rapat koordinasi, lanjut Airin, pengaturan akan kembali seperti semula, yaitu pembatasan pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00. "Ini sudah kami lakukan sebelum adanya pemberlakuan di DKI," katanya.

Ia menyebutkan, pembatasan dilakukan karena jalan yang ada merupakan jalan provinsi dengan kapasitas maksimum delapan ton. "Sekarang kondisinya rusak. Kalau dilewati kendaraan besar akan tambah rusak," katanya.

Terkait dengan pembatasan operasi truk itu, Organda mengancam akan melakukan aksi mogok pada 27 Mei 2011. "Semua anggota Organda khusus angkutan pelabuhan yang terdiri dari 16.000 unit akan mogok pada tanggal 27 Mei 2011. Kami akan mogok di lokasi masing-masing, tapi kebanyakan di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara," kata Ketua Organda DKI Sudirman.

Organda menuntut agar pembatasan kendaraan berat masuk tol dalam kota dicabut sehingga beroperasi seperti sebelumnya. Mulai awal Mei lalu, jam operasional kendaraan berat seperti truk dan kontainer dibatasi di jalan tol dalam kota, yaitu tidak boleh beroperasi mulai pukul 05.00 sampai 22.00. Kendaraan berat dilarang masuk tol dalam kota dari Cawang sampai Tomang, begitu juga sebaliknya.

Kendaraan berat yang melintas di tol dalam kota akan mulai dialihkan di Cawang dan Tomang. Tak hanya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga memberlakukan pembatasan yang sama. Mereka tidak ingin terkena imbas kemacetan dan rusaknya jalan akibat ekses peraturan yang berlaku di DKI Jakarta. Demikian catatan online anabp86 yang berjudul Perlakuan terhadap truk di tol dalam kota.
READ MORE ~>> Perlakuan terhadap truk di tol dalam kota

Rabu, 18 Mei 2011

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2011

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2011 mengucurkan dana Rp 40 miliar untuk pemeliharaan Waduk Bili-bili di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. PPK Pengendalian Sedimen Bawakaraeng Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang Pompengan Haeruddin C Maddi mengatakan, anggaran tersebut ditujukan untuk proyek prioritas pemeliharaan yang dikhususkan pembelian kapal pengeruk, termasuk pompa dan lainnya.

Proyek yang dinamai Most Urgent Maintanance Driging for Bili-biliDam, ini akan terpusat pada pengerukan di daerah intakeatau CP 5 yang berfungsi memelihara ketersediaan air baku. “Direncanakan akhir 2011 nanti sudah dikerjakan. Dananya sudah tersedia tinggal menunggu petunjuk pelaksanaannya,” katanya,kemarin.

Jika alat ini beroperasi,80% air dan 20% sedimen akan terbuang dengan dihisap pompa dan diangkut kapal pengeruk. Selain itu, kapal tersebut sebagai langkah normalisasi intake PDAM. Salah satunya dengan penyedotan melalui kapal khusus. Cara ini bisa mengeluarkan endapan halus sekitar 7.500 meter kubik setiap tahun.

Endapan halus itu nanti bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku tembikar, batako, dan genteng. Endapanmaterialhalusyang diistilahkan wash and suspended loaddi dasar dam serbaguna Bili- Bili masih tetap menjadi potensi yang dapat membahayakan bagi masyarakat di wilayah hilir, seperti Kota Makassar.

Endapan halus ini dari waktu ke waktu akan masuk ke saluran intake PDAM. Saat ini saja diperkirakan sudah menutupi sekitar 65% wilayah yang disiapkan untuk sedimentasi mati.“Wash load ini yang patut jadi perhatian karena lama-lama akan menutupi saluran intake air PDAM.

Itu berarti, 90% warga Ma-kassar akan terancam tak nikmati air bersih jika masalah ini tidak segera diatasi,” ungkap Haeruddin Selain menyedot endapan halus itu, sebagian proyek pengendalian sedimentasi masih harus diperkuat bangunannya. Pasalnya, beberapa bangunan sandpocket dikerjakan hanya untuk waktu tertentu karena bersifat darurat saat itu. Demikian catatan online anabp86 yang berjudul Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2011.
READ MORE ~>> Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2011

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Andi Rudi

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Andi Rudi mengatakan, 60 desa meminta dimekarkan menjadi desa baru.Namun, DPRD Mamuju menolak usulan pemekaran tersebut karena sebagian besar desa tersebut belum memenuhi syarat.

“Dari 60 desa yang mengusulkan pemekaran, hanya 10 desa yang dianggap memenuhi syarat yang diatur undang- undang. sebanyak 50 desa lainnya tidak memenuhi syarat, ”katanya. Desa-desa yang mengusulkan dimekarkan banyak yang tidak memenuhi syarat, jumlah penduduknya masih sangat sedikit, luas wilayah sangat kecil.

“Sebanyak 50 desa dari 60 desa yang mengusulkan dimekarkan pemerintah,jumlah penduduknya tidak mencapai 200 keluarga atau 1.000 jiwa, sesuai syarat menjadi desa yang diatur UU,”paparnya. Selain itu,luas wilayah desa tersebut tidak mencapai 800 hektare yang juga merupakan syarat sebuah desa untuk dimekarkan.

Ditambah, banyak desa yang wilayahnya masih bersengketa soal tapal batas. Berkas permohonan pemekaran tersebut dikembalikan ke desa itu.“Berkas permohonan desa yang mengusulkan dimekarkan, kami kembalikan karena belum memenuhi syarat dimekarkan.

Kami minta desa yang belum memenuhi syarat mekar itu melengkapi berkasnya, ”katanya. Di Mamuju saat ini terdapat sekitar 154 desa dan kelurahan, yakni sekitar 143 dan 11 kelurahan. Setelah Kabupaten Mamuju menjadi ibu kota Provinsi Sulbar, telah beberapa kali melakukan pemekaran desa. Demikian catatan online anabp86 yang berjudul Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Andi Rudi.
READ MORE ~>> Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Andi Rudi

Selasa, 26 April 2011

Daftar Isi

Berikut Daftar Isi blog anabp86 selengkapnya:

READ MORE ~>> Daftar Isi